PMB UNIKOM 2026 Masih Dibuka! Kenali Tahapan Pendaftaran hingga Registrasi Ulang dan Raih Kesempatan Belajar di Kampus Digital dan AI

Kategori:

BANDUNG, UNIKOM — Kesempatan untuk bergabung sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) pada tahun akademik 2026/2027 masih terbuka. Di tengah semakin dekatnya pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNIKOM 2026, calon mahasiswa baru perlu memastikan setiap tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga registrasi ulang, telah diselesaikan sesuai jadwal yang ditetapkan.

Dalam kesempatan wawancara, Direktur PMB UNIKOM 2026, Dr. Yudistira Soegoto, S.Kom., M.Kom., menjelaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru diawali dengan tahap pendaftaran. Calon mahasiswa dapat melakukan pendaftaran secara langsung dengan datang ke kampus UNIKOM maupun secara daring melalui laman pmb.unikom.ac.id.

Setelah melakukan pendaftaran, calon mahasiswa menentukan program studi dan jalur penerimaan yang akan diikuti. UNIKOM saat ini memiliki sekitar 32 program studi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Diploma hingga Doktor. Sementara itu, jalur penerimaan secara umum terbagi menjadi jalur seleksi tes dan jalur tanpa tes dengan persyaratan dokumen tambahan. “Untuk yang tanpa tes, misalnya jalur rapor dan jalur prestasi, calon mahasiswa wajib melengkapi persyaratan seperti surat rekomendasi dari kepala sekolah, sertifikat prestasi, dan nilai rapor. Sedangkan untuk jalur tes, calon mahasiswa wajib mengikuti seleksi yang telah ditetapkan secara online melalui usm.unikom.ac.id”, jelas Dr. Yudistira.

Menariknya, bagi peserta yang mengikuti jalur tes, hasil seleksi dapat diketahui pada hari yang sama setelah proses tes diselesaikan. Calon mahasiswa yang dinyatakan lulus selanjutnya dapat melanjutkan ke tahapan registrasi.

Registrasi Ulang, Tahap Penting Sebelum Resmi Menjadi Mahasiswa UNIKOM

Proses registrasi ulang dapat dilakukan secara daring melalui sistem PMB dengan melengkapi dan mengunggah sejumlah dokumen persyaratan administrasi, seperti ijazah atau dokumen kelulusan dan dokumen pendukung lainnya. Bagi calon mahasiswa yang membutuhkan bantuan, proses registrasi juga dapat dilakukan dengan datang langsung ke UNIKOM untuk memperoleh pendampingan dari tim PMB dalam pengunggahan dokumen.

Setelah seluruh dokumen dinyatakan valid, calon mahasiswa akan memperoleh bukti kuitansi kuning sebagai tanda bahwa proses registrasi telah diselesaikan. Bukti tersebut selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan berbagai perlengkapan mahasiswa, di antaranya Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), jas almamater, dan kartu kesehatan. Tahapan kemudian berlanjut dengan pengarahan calon mahasiswa baru untuk bergabung ke dalam grup informasi, baik grup umum maupun grup berdasarkan program studi. Grup tersebut menjadi sarana koordinasi dan penyampaian informasi menjelang pelaksanaan kegiatan penerimaan mahasiswa baru.

Pendaftaran Masih Dibuka hingga 19 September, Registrasi Ulang hingga 20 September 2026

Bagi calon mahasiswa yang belum menyelesaikan proses pendaftaran, kesempatan untuk bergabung dengan UNIKOM masih terbuka. Dr. Yudistira menegaskan bahwa pendaftaran PMB UNIKOM 2026 masih dibuka hingga Sabtu, 19 September 2026. Sementara itu, batas akhir registrasi ulang adalah Minggu, 20 September 2026, atau satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan penerimaan mahasiswa baru pada 21 September 2026.

Untuk memastikan calon mahasiswa tetap mendapatkan layanan hingga batas akhir, tim PMB UNIKOM tetap memberikan pelayanan pada akhir pekan. Pada Sabtu, 19 September 2026, pelayanan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB, sedangkan pada Minggu, 20 September 2026, pelayanan dibuka hingga pukul 15.00 WIB. “Tim PMB tetap melaksanakan tugas pada weekend, Sabtu dan Minggu. Jadi, bagi calon mahasiswa yang masih ingin melakukan pendaftaran maupun registrasi, masih kami layani sampai tanggal tersebut,” tutur Dr. Yudistira.

Setelah seluruh rangkaian proses tersebut diselesaikan, calon mahasiswa baru akan mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa baru UNIKOM yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 21 September 2026 sampai dengan PKKMB UNIKOM tanggal 23 September 2026

PMB UNIKOM 2026 Dibuka Lebih Awal dengan Lima Gelombang

Berbeda dengan dua tahun sebelumnya yang umumnya dimulai pada Januari, PMB UNIKOM 2026 telah dibuka lebih awal. Pendaftaran dimulai pada Desember 2025 dan dibagi ke dalam lima gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada Desember 2025 hingga Januari 2026, dilanjutkan gelombang kedua pada Februari–Maret, gelombang ketiga pada April–Mei, gelombang keempat pada Juni–Juli, dan gelombang kelima pada Agustus–September 2026.

Pembagian gelombang tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi calon mahasiswa untuk mempersiapkan pilihan program studi, menentukan jalur penerimaan, mengikuti proses seleksi bagi jalur tes, hingga menyelesaikan registrasi.

UNIKOM Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Digital dan Kewirausahaan

Lebih jauh, Dr. Yudistira menyampaikan bahwa memilih perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan status negeri atau swasta, tetapi juga bagaimana perguruan tinggi tersebut mampu memberikan bekal yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Sebagai perguruan tinggi yang telah meraih Akreditasi Unggul, UNIKOM menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi akademik, tetapi juga penguasaan teknologi dan kemampuan adaptif mahasiswa.

Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah pembekalan mata kuliah wajib yang berkaitan dengan software, hardware, animasi, dan kewirausahaan bagi mahasiswa. Menurutnya, bekal tersebut menjadi penting karena tidak semua lulusan perguruan tinggi pada akhirnya bekerja sesuai dengan bidang studinya. “Kalau dibekali dengan mata kuliah tersebut, tentu lulusan UNIKOM bisa lebih unggul karena memiliki kelebihan-kelebihan yang sudah dibekali, seperti hardware, software, animasi, dan kewirausahaan”, jelasnya.

Selain melalui kurikulum, UNIKOM juga terus memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis teknologi melalui pengembangan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya smart classroom yang mendukung pembelajaran hybrid, serta Lab AI Learning Center hasil kolaborasi UNIKOM x Google, yang menjadi salah satu pionir pusat pembelajaran AI pertama di Indonesia. Penguatan ekosistem digital tersebut turut didukung melalui pemanfaatan Google for Education yang memberikan akses terhadap berbagai perangkat dan layanan digital untuk menunjang proses pembelajaran, kolaborasi, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan sivitas akademika.  UNIKOM juga memiliki lingkungan kampus yang strategis di pusat Kota Bandung, dilengkapi seperti, sarana olahraga, klinik kesehatan, perpustakaan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Jangan Ragu Memilih Perguruan Tinggi, Kenali Kampus dan Rasakan Atmosfernya

Bagi calon mahasiswa yang masih berada dalam tahap menentukan pilihan, Dr. Yudistira berpesan agar keputusan memilih perguruan tinggi tidak hanya didasarkan pada label negeri atau swasta. Menurutnya, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan kebutuhan, minat, serta tujuan pendidikan dan karir yang ingin dicapai. Ia juga mengajak calon mahasiswa untuk mengenal UNIKOM secara langsung sebelum menentukan pilihan. “Bagi teman-teman yang masih ragu, coba rasakan vibes dan atmosfer UNIKOM. Lihat fasilitasnya, berkunjung dulu ke UNIKOM, kemudian baru menetapkan apakah saya harus masuk UNIKOM atau tidak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh status perguruan tinggi. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar, mengembangkan kompetensi, serta berani mengambil peran di tengah perkembangan zaman.

Generasi UNIKOM Harus Menjadi Pionir Teknologi dan Pencipta Lapangan Kerja

Menatap generasi mahasiswa UNIKOM di masa mendatang, Dr. Yudistira berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pihak yang mengambil peran dalam perkembangan teknologi. “Jangan ketinggalan dengan teknologi. Semakin berkembangnya zaman, tentu teknologi semakin canggih. Kita jangan hanya menjadi konsumtif, tetapi jadilah pemimpin-pemimpin yang bisa memegang peran dalam perkembangan teknologi,” tegasnya.

Menurutnya, rekam jejak prestasi mahasiswa UNIKOM di tingkat nasional hingga internasional menjadi modal penting untuk terus melahirkan generasi unggul. Berbagai capaian UNIKOM di ajang kompetisi dunia menjadi bukti bahwa mahasiswa perguruan tinggi swasta juga memiliki peluang yang besar untuk berprestasi dan bersaing di tingkat global. Lebih dari sekadar menjadi lulusan yang siap memasuki dunia kerja, Dr. Yudis berharap mahasiswa UNIKOM mampu menciptakan peluang dan lapangan pekerjaan. “Bukan hanya sekadar menjadi pekerja. Kalau bisa, menciptakan pekerjaan, karena melihat peluang itu penting. Kalau bisa menciptakan pekerjaan, jangan hanya menjadi pekerja”, pungkasnya.

Dengan semakin dekatnya penutupan pendaftaran dan pelaksanaan PMB UNIKOM 2026, calon mahasiswa diharapkan segera memastikan pilihan program studi, jalur penerimaan, kelengkapan dokumen, serta status registrasinya. Pendaftaran masih dibuka hingga 19 September 2026, sedangkan registrasi ulang dapat dilakukan hingga 20 September 2026, sebelum calon mahasiswa mengikuti rangkaian penerimaan mahasiswa baru pada 21 September 2026. Yuk Jadi Bagian dari Kampus Digital Entrepreneurial (Direktorat Hms & Pro)

Share it :